Archive for June, 2006

Profile STAN

Monday, June 12th, 2006

Dengan semakin mahalnya pendidikan di Perguruan Tinggi, Pendidikan Tinggi Kedinasan menjadi alternatif yang sangat menarik. Selain bebas biaya pendidikan, lulusannya langsung ditempatkan di instansi terkait.

Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) merupakan sekolah tinggi kedinasan yang bernaung di bawah Departemen Keuangan. Setiap lulusannya diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan wajib bekerja di berbagai direktorat atau instansi di jajaran Departemen Keuangan. Setiap tahunnya STAN menerima lulusan SMU atau yang sederajat untuk menjadi mahasiswa program Diploma Keuangan ( D I dan D III )

Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) sebagai PTK Favorit menjadi tujuan utama lulusan SMA/SMK yang ingin menempuh pendidikan gratis. Selain reputasi dan bebas biaya pendidikan, lulusan STAN dapat ditempatkan di Departemen Keuangan. Selain itu para alumnus tersebar di hampir semua instansi dibawah Depkeu.

STAN mengemban visi menjadi lembaga pendidikan tinggi kedinasan yang berfungsi untuk mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang akuntansi dan keuangan dengan mendidik kader/mahasiswa yang memiliki kemampuan akademik/profesional. Proses dan metode pembelajaran ditekankan pada pengembangan ketrampilan di bidang akuntansi dan keuangan. Dosen pengajar berasal dari lulusan perguruan tinggi dalam dan luar negeri dengan jenjang S2 dan S3

Tugas Pokok dan Fungsi STAN:
Tugas Pokok :
Mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas pokok BPPK di dalam bidang
pendidikan program diploma bidang keuangan

FUNGSI :
Merencanakan pola/sistem dan kurikulum pendidikan program diploma bidang keuangan
Melaksanakan pendidikan program diploma bidang keuangan
Melaksanakan tata usaha dan rumah tangga Sekolah Tinggi Akuntansi Negara
Mengawasi dan menganalisis hasil pelaksanaan pendidikan program diploma bidang keuangan

Visi Misi STAN
Visi STAN :
Menjadi perguruan tinggi terbaik di bidang keuangan dan akuntansi sektor publik

Misi STAN :
Menghasilkan tenaga ahli dalam bidang keuangan dan akuntansi sektor publik yang bermoral tinggi dan berwawasan global
Melaksanakan penelitian di bidang keuangan dan akuntansi sektor publik
Melaksanakan pengabdian masyarakat di bidang keuangan dan akuntansi sektor publik
Tujuan Umum :
Tujuan Umum pendidikan Diploma Keuangan adalah untuk mendidik mahasiswa agar memiliki pengetahuan, keahlian dan ketrampilan dalam setiap bidang spesialisasinya masing-masing dan juga mempersiapkan mahasiswa agar menjadi pegawai negri Depkeu yang berdisiplin tinggi, berakhlak tinggi, dan penuh dedikasi.
Tujuan lain adalah mendidik mahasiswa/i supaya mempunyai pengetahuan dan keahlian di biang keuangan akuntansi sektor publik

Keuntungan kuliah di STAN
Biaya Kuliah Gratis (SPP, Biaya SKS, Praktikum, Biaya Ujian)
Setelah lulus dapat langsung ditempatkan sebagai PNS di Depkeu
Sarana dan Prasarana Kuliah yang memadai
Beban Perkuliahan yang tidak berat
Mendapatkan Uang saku (masih dalam proses)
Buku-buku literatur disediakan (dipinjami)
Standar kurikulum sudah tinggi (Akuntansi STAN sebanding dengan Akuntansi UI)
Sistem Kuliah

Proses belajar mengajar meliputi perkuliahan, praktikum, praktik kerja lapangan, Ujian Tengan dan Akhir Semester dan ujian sidang sarjana. Bagi mahasiswa tingkat I yang tidak naik ke tingkat II / drop out (tidak dapat memenuhi stantar IP dan IPK minimal atau jumlah minimal kehadiran ) dikeluarkan dari STAN, begitu pula selanjutnya (dari tingkat II ke tingkat III).

STAN menerapkan sistem perkuliahan sama seperti perguruan tinggi negri, yaitu memakai sistem SKS (sistem Kredit Semester) yang dikemas dalam sistem paket. Setiap mahasiswa wajib memenuhi jumlah SKS setiap semester untuk dapat lulus. Secara singkat yaitu :
Program Diploma I —> 40-50 sks , waktu studi 2 semester
Program Diploma III —> 110-120 sks, waktu studi 6 semester
Program Diploma IV —> 144-180 sks, waktu studi 8-10 semeter.
Program DIII Khusus —> 40-60 sks , waktu studi
Untuk lebih jelasnya dapat dilihat di Program Pendidikan STAN

status STAN
Lulusan STAN masih dapat ditempatkan di instansi-intansi di lingkungan Departemen Keuangan republik Indonesia. Para lulusan DIII dapat melanjutkan studinya di DIV STAN ataupun S1 Perguruan Tinggi negri maupun swasta.

Biaya Kuliah di STAN
Biaya pendidikan di STAN sepenuhnya ditanggung negara, alias gratis. STAN tidak memungut biaya apapun untuk perkuliahan. Buku-buku literatur mendapat pinjaman dari perpustakaan, bahakan buku tulispun ada jatah dari lembaga STAN untuk tiap mahasiswa per semester

Dari pertama berdirinya STAN sampai sekarang, semua lulusannya dapat langsung ditempatkan di berbagai instansi pemerintahan terutama yang berada di bawah naungan Departemen Keuangan. Dan belum pernah ada kejadian kita-kita yang lulus ditelantarkan begitu aja. Jadi santai aja gak usah cari kerja disono-sini, udah ada yang siap menerima kita jadi pegawai kok.
Para lulusan dari asing-masing spesialisasi sudah mempunyai instansi-instansi yang siap menampung lulusan STA. Mereka setelah ditempatkan dapat menjadi Calon PNS yang nantinya akan diangkat jadi PNS lho. Berikut ini instansi-instansinya untuk masing-masing spesialisasi:

Spesialisasi Akuntansi Pemerintahan
Lulusan spesialisasi akuntansi dapat memilih instansi kerja sesuai dengan kemampuan dan daya tampung instansi pengguna antara lain:

Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK)
Tugas utama BPPK adalah pelaksana tugas di bidang pendidikan, latihan, dan penataran keuangan negara yang bertanggung jawab langsung kepada Menteri Keuangan. Susunan organisasinya terdiri dari beberapa pusdiklat yaitu Pusdiklat Pegawai, Pusdiklat Anggaran, Pusdiklat Perpajakan, Pusdiklat Bea dan Cukai, Pusdiklat Keuangan Umum, dan Balai Diklat Keuangan I-VII yang ada di Medan, Palembang, Yogyakarta, Malang, Ujung Pandang, Balikpapan, dan Jakarta. Misinya sebagai Center of Excellence for Financial Excellence yaitu menghasilkan Financial Excellence.

Badan Akuntansi Keuangan Negara (BAKUN)
Badan ini didirikan untuk melaksanakan Sistem Akuntansi Pemerintah yang mencakup Sistem Akuntansi Pemerintah Pusat yang diselenggarakan oleh Departemen Keuangan dan Sistem Akuntansi Instansi yang diselenggarakan oleh lembaga atau departemen. Tugas pokoknya adalah menyelenggarakan akuntansi keuangan pemerintah dan pembinaan akuntansi pemerintah, serta menyusun perhitungan anggaran negara dan penatausahaan inventaris kekayaan negara. BAKUN menyelenggarakan akuntansi negara untuk semua departemen dan lembaga nondepartemen.

Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM)
Lembaga ini berfungsi sebagai pengendali dan pelaksana pasar modal di Indonesia. Tugas utamanya adalah mengikuti perkembangan dan mengatur pasar modal sehingga efek dapat ditawarkan dan diperdagangkan secara teratur, wajar, efisien, serta melindungi kepentingan pribadi pemodal dan masyarakat umum. Lembaga ini juga membina dan mengawasi lembaga yang terlibat langsung dalam pasar modal. Tugas pokok tersebut ditunjang dengan fungsinya yang meliputi penyusunan dan pelaksanaan pasar modal, perizinan, pembinaan, dan pengawasan terhadap lembaga-lembaga yang bergerak di pasar modal.

Inspektorat Jenderal Departemen Keuangan (Irjen Depkeu)
Lembaga ini merupakan Satuan Pengawas Intern di Departemen Keuangan yang bertugas mengawasi kegiatan instansi-instansi yang berada di Departemen Keuangan agar dalam pelaksanaan tugasnya sesuai dengan sistem atau prosedur yang sudah ditetapkan.

Direktorat Jenderal Lembaga Keuangan (DJLK)
Tugasnya adalah melaksanakan tugas di bidang lembaga keuangan berdasarkan kebijakan yang ditetapkan oleh menteri dan peraturan lainnya. Adapun fungsinya adalah:
memberikan perumusan kebijaksanaan teknis, pembinaan, dan perizinan di bidang lembaga keuangan dan jasa usaha pembiayaan, asuransi, dan dana pensiun,
pengelolaan penerusan pinjaman dan investasi negara,
pengelolaan penerimaan negara yang berasal dari minyak dan bukan minyak dan pajak ekspor,
pembinaan akuntan publik dan jasa penilai,
pengamanan teknis atas pelaksanaan tugas pokok DJBC.

Direktorat Jenderal Pajak (DJP)
Merupakan instansi tulang punggung penerimaan kas negara. Instansi ini bertugas dalam bidang pemberian penyuluhan pajak kepada masyarakat, pelayanan pajak kepada Wajib Pajak, dan melakukan pemeriksaan pajak. Lulusan STAN terbanyak ditempatkan di instansi ini menyebar di seluruh Indonesia.

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC)
Peran lembaga ini dalam penerimaan APBN cukup besar. Tugas pokoknya adalah memungut pajak negara dalam bentuk bea, cukai, dan pungutan lainnya, serta mengamankan kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan pemasukan dan pengeluaran barang ke atau dari wilayah Indonesia

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)
Merupakan salah satu lembaga tinggi negara yang tugas pokoknya memeriksa tanggung jawab pemerintah tentang keuangan negara dan semua pelaksanaan APBN. Fungsinya antara lain adalah :
menguji apakah pengeluaran negara mengikuti APBN dan ketentuan lainnya;
menilik apakah penggunaan keuangan negara telah dilakukan dengan cara-cara yang yang dapat dipertanggungjawabkan.
BPK selalu konsisten dalam peningkatan kualitas pegawai dengan meningkatkan pendidikan pegawainya ke jenjang yang lebih tinggi, juga aktif mengirimkan pegawainya mengikuti short course maupun pendidikan S2 dan S3 ke Inggris, Australia, Kanada, Malaysia, dan negara lain.

Spesialisasi Perpajakan
Lulusan Program Diploma ini ditempatkan di Direkstorat Jenderal Pajak baik untuk melakukan tugas penyuluhan pajak kepada masyarakat, pelayanan pajak kepada Wajib Pajak, dan pemeriksaan pajak. Lulusan Prodip ini ditempatkan baik di Kantor Penyuluhan Pajak, Kantor Pelayanan Pajak, maupun Kantor Pemeriksaan Pajak di seluruh Indonesia.

Spesialisasi Pengurusan Piutang Lelang Negara (PPLN)
Sebagaimana latar belakang pembentukan Pusdiklat Piutang Lelang Negara (PPLN) yaitu untuk mendidik ahli madya di bidang kepiutanglelangan negara, yang pembinaannya dibawah Pusdiklat Keuangan Umum BPLK dan BUPLN, lulusan spesialisasi ini akan menjadi tenaga profesional di BUPLN yang tersebar di 9 Kanwil, yang ditempatkan baik di Kantor Pusat dan Wilayah, KP3N di seluruh Indonesia.

Spesialisasi Kebendaharan Negara / Anggaran
Lulusan program ini akan mempunyai kemampuan teknis di bidang pelaksanaan anggaran dan kas negara. Oleh karena itu, lulusan Prodip ini akan menempati pos-pos di dalam struktur organisasi Direktorat Jenderal Anggaran terutama KTUA dan KPKN yang tersebar di seluruh Indonesia.

Spesialisasi Kepabeanan dan Cukai
Lulusan program ini akan menempati pos-pos di dalam struktur organisasi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang tersebar di 12 Kanwil, 125 Kantor Inspeksi, 62 Kantor Bantu, dan 349 Pos Bea dan Cukai diseluruh Indonesia.

Spesialisasi Pajak Bumi dan Bangunan
Lulusan program ini akan ditempatkan di Direktorat Jenderal Pajak untuk melakukan penilaian terhadap obyek Pajak Bumi dan Bangunan. Penempatannya di Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan di seluruh Indonesia.

Meski kuliah di STAN gratis atawa tidak bayar, sarana ama fasilitas di STAN tidak kalah ama Perguruan Tinggi Lain. Negara memberi STAN berbagai fasilitas yang bisa menunjang perkuliahan serta kegiatan kemahasiswaan lain :

Gedung dan Ruang Kuliah
STAN memiliki 6 gedung untuk kegiatan perkuliahan dan 1 2 gedung administrasi serta 1 gedung olahraga sebaguna. Atawa 93 ruang kuliah dengan kapasitas rata-rata 40 mahasiswa. yang dilengkapi AC per ruang

Perpustakaan
Perpustakaan yang kelengkapan buku-bukunya ditopang oleh anggaran pemerintah, mahasiswa dan alumni

Laboratorium Komputer
Pusat Pengembangan Akuntansi dan Keuangan
Masjid dan Mushola
Ruang Uji Komprehensif
Kantin dan Koperasi
Poliklinik Kesehatan Gratis
Fitness Centre
Gedung Olahraga Serbaguna
Tempat Latihan Panjat Dinding
Ruang Tunggu Dosen dan Ruang Konsultasi